Demographic based Development

Demographic-based Development

Pembangunan Berdasarkan Populasi

Sejak awal, Prof. Widjojo Nitisastro–salah satu pendiri Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI) –menyadari pentingnya penduduk dalam pembangunan Indonesia. Beliau menyadari bahwa pembangunan hanya akan berhasil bila pengelola pemerintahan memperhatikan jumlah dan kualitas penduduk. Ketika beliau dipercaya untuk menjadi pejabat negara, pandangan ini, antara lain, terlihat dalam program Keluarga Berencana, transmigrasi, dan program-program lainnya yang bertujuan untuk mengendalikan jumlah penduduk; sementara peningkatan kualitas penduduk dilakukan melalui program perbaikan pendidikan, kesehatan, dan sebagainya.

Mengikuti pandangan Prof. Widjojo, para penerus beliau di LD FEB UI mengembangkan pelatihan dan penelitian yang berkaitan dengan penduduk di Indonesia dan menginformasikan pentingnya peran penduduk dalam segala aspek pembangunan. Sejalan dengan perkembangan pembangunan dan dinamika penduduk Indonesia, topik-topik penelitian dan pelatihan di LD FEB UI pun berkembang. Sementara terus melakukan penelitian dan pelatihan untuk topik-topik yang berkaitan langsung dengan kependudukan seperti kelahiran, kematian dan migrasi, dewasa ini kegiatan-kegiatan LD FEB UI juga mencakup topik-topik lain seperti kemiskinan, ketenagakerjaan, perbankan, dan bahkan keamanan nasional. Namun, satu hal tetap dipertahankan: dalam melakukan kegiatan-kegiatan tersebut, penduduk terus mendapat perhatian utama.

Pembangunan berdasarkan kependudukan memberikan penekanan pada pembangunan penduduk, dengan kata lain pada manusia, bukan pada pertumbuhan ekonomi atau lainnya–walaupun tentu saja tanpa melupakan pentingnya hal-hal tersebut. Konsep ini juga berarti bahwa pembangunan tidak saja melibatkan hanya sekelompok penduduk, melainkan juga seluruh penduduk. Pemerintah, penduduk biasa, swasta, dan juga kalangan internasional, semua berkaitan dengan pembangunan Indonesia